Belajar Mastering Lagu untuk Pemula (Part 1)

By on June 22, 2015

Video ini adalah bagian ke-1 dari tutorial Mastering utk pemula !


Banner Belajar Mastering Part 1 640px
Sebelum mastering ada beberapa hal yang mesti dipahami orang yang akan belajar mastering yaitu :

  1. Pahami Alat monitoringmu !

  2. Pahami Ruanganmu !

  3. Setiap plugin sebaiknya HANYA mengubah sedikit bunyi aslinya !

  4. Setiap lagu / kasus mempunyai solusi berbeda, JANGAN dihafal mati setingnya !

  5. Gunakan lagu referensi yang paling mirip dengan musikmu !

  6. Saat membandingkan hasil suatu proses, samakan dulu level !

    (=Level Matching)

Penjelasan setiap poin di atas ada pada videonya !

Proses yg kita lakukan saat MASTERING :

  1. Tone Balancing
  2. Dynamic Balancing
  3. Stereo Widening
  4. Character Building
  5. Level Maximizing

Seri video ini akan membahas satu persatu teknik tersebut di atas !

Berikut ini video tutorial mastering part 1 ini :

Plugin yang digunakan adalah plugin FREEWARE yang tersedia untuk Mac & Windows, 32 atau 64 bit, format VST dan/atau AU yang bisa dibaca pada artikel Luftikus, Plugin EQ Freeware Berkarakter Analog !

Software yang digunakan adalah Cubase 7.5, walaupun begitu, prinsip kerja masteringnya bisa diterapkan pada DAW apapun !

Semoga bermanfaat !

Mastering Online Instan vs Mastering Manual
Luftikus, Plugin EQ Freeware Berkarakter Analog

About Agus Hardiman

I’m a music producer, book author, audio lecturer & music technology story teller ! Check my portofolio at http://www.AgusHardiman.com

24 Comments

  1. Pingback: Luftikus, Plugin EQ Freeware Berkarakter Analog

  2. Gari

    June 23, 2015 at 2:08 am

    Terima kasih atas tutorial gratisnya, Kang Agus. Jadi semakin pingin berguru langsung ke Kang Agus Hardiman 🙂

    • Agus Hardiman

      June 23, 2015 at 4:28 am

      Santaaai ! Belajar dari blog ini & youtube channel juga gak apa2, mau saya banyakin lagi isinya. Thx

  3. didik sanjuu

    June 23, 2015 at 2:16 am

    Keren om,,, nunggu wifi dulu buat wafer… 😀

    • Agus Hardiman

      June 23, 2015 at 4:28 am

      Bwahahaha bagi dong wafer-nya…lagi lafer inih 😛

  4. Aditya Kurniawan

    June 23, 2015 at 3:19 am

    Thanks mas Agus Hardiman udah share ilmunya lgi, satu hal baru yang saya dapat dari video ini adalah membuat marker pada saat mastering, biasanya markering pas awal arranging aja, ternyata mempercepat kinerja juga penggunaan marker saat mastering ya mas. Oy mas boleh tanya satu hal ga, kenapa pada step awal sebelum tonal balacing itu lagu referensi yang dikecilkan bukan lagu yang mau dimastering yang kita maximalkan dulu levelnya? Makasih mas.

    • Agus Hardiman

      June 23, 2015 at 3:37 am

      Sebenarnya bisa saja seperti itu dalam arti taruh maximizer dan sejenisnya di akhir plugin chainnya. Hanya bagi saya, cara ini bisa lebih ‘merusak’ audio daripada cara yg saya bikin. Dgn lagu kita di naikkin levelnya menyamai lagu referensi via maximizer, audionya sudah di compress habis, padahal kita belum atur tone & dynamicnya.

      Kalau dengan cara yg di video saya, kita bener2 gak mengcompress abis audionya, sedikit demi sedikit ditambahkan proses sampai beres.

      Btw, di video saya juga di tulis, ini hanya salah satu cara saja, mungkin di kasus lain, cara yg Aditya bilang lebih cocok…Use Your Ears & Go For It !

      • Aditya Kurniawan

        June 23, 2015 at 4:11 am

        Makasih mas Agus atas penjelasannya…
        Mungkin memang disesuaikan kasusnya seperti apa ya mas.
        Ditunggu video selanjutnya mas, masih nyimpen pertanyaan soal dynamic balancing nih mas, hehe

  5. ipoet story burn

    June 25, 2015 at 6:49 pm

    videonya menolong sekali mas agus
    di tunggu part2 nya

  6. Pingback: Mastering Instan LANDR vs Mastering Manual

  7. Asi Gilbert

    January 10, 2016 at 6:24 pm

    Part 2 Mas
    Sanggat Membantu bangat nih Mas Agus

  8. Amir Hidayatullah

    March 13, 2016 at 12:23 am

    Bagus sekali, Pak Agus!
    Ternyata ini merubah mindset saya bahwa mastering itu cukup memakai preset!
    Hahahahahaha…

    Kita tunggu part-2 segera, Pak Agus!
    Sukses selalu..

  9. ghony

    March 25, 2016 at 3:37 am

    om di tunggu part part selanjutna nih ampe kelar nya hehehehe 😀

    • Agus Hardiman

      March 29, 2016 at 7:36 am

      Siap ! Pastikan sudah subscribe channelnya supaya dapat info kalo udah ada updatenya, thanks

  10. Dany

    March 31, 2016 at 7:39 am

    Makasih om Agus Hardiman.
    Banyak pengalaman saya temukan melalui blog ini.
    Maju terus

  11. AndhikaSaputra

    August 22, 2016 at 7:38 am

    mas agus, buka dong cabang artsonica di kotamanado,

    • Agus Hardiman

      September 9, 2016 at 11:32 pm

      Siaaap ! Semoga ada investor yang jodoh ya, thanks !

  12. Leorenzo

    August 24, 2016 at 12:23 pm

    Bang itu alan walker, chainsmoker, illenium bkin lagunya mreka ambil lagu orang apa bkin sndri pake alat musik atau langsung ke software? Mau coba bkin nih bang mohon pencerahan

    • Agus Hardiman

      September 9, 2016 at 11:28 pm

      Biasanya mayoritas produksi mereka itu pakai lagu yg mereka bikin sendiri walau bisa juga ada bbrp lagu yg bekerjasama dengan orang lain. Cek / googling aja composer lagunya siapa 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *